Tebarkan Salam sesuai perintah Nabi SAW dan beri saudaramu senyuman manis, agar
kita dapat hidup lebih rukun. Hingga akhirnya setan akan sedih melihat
kita hidup dalam kebersamaan, karena tugas utama setan adalah menebarkan
permusuhan di tengah-tengah umat.
”Sungguh menyenangkan apabila kita sebagai umat Muhammad SAW hidup dengan damai, rukun, tenteram, bersatu padu menegakkan agama ini. Kalaupun ada perbedaan pendapat, selayaknya disikapi dengan santun dan penuh etika, bukan dengan sumpah serapah dan saling mencela, apalagi sampai menyesatkan sesama muslimin.”
Demikian di antara yang disampaikan Ustadz Muhammad bin Ahmad Vad’aq, dalam kata pengantarnya selaku penerjemah kitab Al-‘Ulama’ wa Aqwaluhum fi Sya’ni Al-Amwat wa Ahwalihim, karya Faishal Murad Ali Ridha.
Ia juga menuturkan, buku yang dalam edisi terjemahannya ini diberi judul Yang Hidup Memberi – Yang Mati Menerima amat layak dibaca, mengingat penulisnya hanya mengambil referensi dari para ulama yang hampir-hampir tak pernah tersentuh hujatan semacam syirik ataupun bid’ah dari pihak-pihak yang selalu menghakimi dan lantang menyalahkan para ulama dengan hujatan sejenis itu.
Mereka adalah tiga ulama termasyhur di kalangan para pembaharu pemikir Islam saat ini, yaitu Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah, Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab....
”Sungguh menyenangkan apabila kita sebagai umat Muhammad SAW hidup dengan damai, rukun, tenteram, bersatu padu menegakkan agama ini. Kalaupun ada perbedaan pendapat, selayaknya disikapi dengan santun dan penuh etika, bukan dengan sumpah serapah dan saling mencela, apalagi sampai menyesatkan sesama muslimin.”
Demikian di antara yang disampaikan Ustadz Muhammad bin Ahmad Vad’aq, dalam kata pengantarnya selaku penerjemah kitab Al-‘Ulama’ wa Aqwaluhum fi Sya’ni Al-Amwat wa Ahwalihim, karya Faishal Murad Ali Ridha.
Ia juga menuturkan, buku yang dalam edisi terjemahannya ini diberi judul Yang Hidup Memberi – Yang Mati Menerima amat layak dibaca, mengingat penulisnya hanya mengambil referensi dari para ulama yang hampir-hampir tak pernah tersentuh hujatan semacam syirik ataupun bid’ah dari pihak-pihak yang selalu menghakimi dan lantang menyalahkan para ulama dengan hujatan sejenis itu.
Mereka adalah tiga ulama termasyhur di kalangan para pembaharu pemikir Islam saat ini, yaitu Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah, Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar